MAROS — Pesawat tempur Sukhoi Su-30MK2 milik TNI AU keluar dari landasan pacu sisi barat atau Runway 13 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sekitar pukul 11.00 WITA. Pesawat diketahui sedang menjalani rangkaian test flight setelah menyelesaikan proses overhaul atau pemeliharaan tingkat berat.
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menjelaskan bahwa dalam rangkaian pengujian tersebut pesawat menjalani simulasi lepas landas. Ketika pengereman dilakukan, sistem pengereman tidak bekerja secara maksimal sehingga pesawat terus bergerak hingga akhirnya keluar sekitar 30 meter dari batas ujung landasan.
TNI AU memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Seluruh awak pesawat berada dalam kondisi aman. Setelah proses penanganan dilakukan, Sukhoi tersebut ditarik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebelum kembali melanjutkan tahapan pengujian.
Insiden tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah rekaman pesawat yang berada di area rerumputan di luar landasan beredar luas di media sosial. Sejumlah petugas gabungan kemudian terlihat melakukan proses evakuasi. Pesawat berhasil ditarik kembali dari lokasi dan sempat ditutup menggunakan terpal biru, sementara kendaraan pemadam kebakaran disiagakan di sekitar area sebagai langkah antisipasi.
Pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga membenarkan kejadian tersebut. Pgs. Branch Communication and CSR Department Head Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, menyampaikan bahwa insiden berlangsung di landasan pacu sisi barat atau Runway 13 dan ditangani bersama TNI AU. Meski melibatkan pesawat tempur, aktivitas penerbangan komersial di salah satu bandara tersibuk di kawasan Indonesia timur itu tidak terganggu.
Operasional penerbangan tetap berjalan menggunakan landasan pacu sisi utara-selatan atau Runway 03-21. Dengan demikian, keberangkatan dan kedatangan penerbangan komersial tetap berlangsung selama proses penanganan terhadap Sukhoi dilakukan di area Runway 13.
Seorang warga yang melintas di sekitar kawasan bandara juga sempat melihat asap dari bagian belakang pesawat. Petugas pemadam kebakaran berada di sekitar lokasi dan menangani percikan api yang membakar rumput di dekat pesawat. Keberadaan Sukhoi di luar landasan menarik perhatian pengguna Jalan Poros Makassar-Maros hingga sempat menyebabkan perlambatan arus kendaraan di sekitar kawasan tersebut.
Insiden ini sekaligus memperjelas informasi awal yang sebelumnya menyebut penyebab kejadian belum diketahui. Berdasarkan keterangan terbaru TNI AU pada Senin malam, kendala pada sistem pengereman menjadi penyebab pesawat tidak dapat berhenti secara maksimal saat menjalani pengujian pasca-overhaul. Pesawat kini menjalani pemeriksaan di hanggar untuk memastikan kondisi teknisnya sebelum tahapan pengujian berikutnya dilakukan.